Juni 2021

Cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel

word image 50

Cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas mengenai rumus SUMIF. Kali ini kita akan membahas mengenai cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel. Rumus SUMIFS digunakan untuk melakukan penjumlahan dengan lebih dari satu kriteria. Sintak fungsi SUMIFS excel adalah : =SUMIF(sum_range;range_kriteria_1;kriteria_1;range_kriteria_2;kriteria_;… range_kriteria_n,kriteria_n) Keterangan: sum_range: range data yang akan dicari jumlahnya. range_kriteria_1: range yang akan diuji dengan kriteria ke 1. kriteria_1: merupakan syarat atau kriteria yang diberlakukan pada kelompok data di range_kriteria_1 untuk memilih mana data yang akan dijumlahkan. range_kriteria_2: range yang akan diuji dengan kriteria ke 2. kriteria_2: syarat atau kriteria ya menentukan sel mana yang akan dijumlahkan di range_kriteria_2. range_kriteria_n: range yang akan di uji dengan kriteria ke n. kriteria_n: syarat atau kriteria pada data di range_kriteria_n yang akan dijumlahkan. Contoh Penggunaan rumus SUMIFS Di bawah ini adalah contoh penggunaan rumus untuk mengetahui jumlah keseluruhan penjualan “ MacBook”;”Zildan”. Pada Cell C13, masukkan rumus SUMIFS Hasilnya seperti di bawah ini Cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas mengenai rumus SUMIF. Kali ini kita akan membahas mengenai cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel. Rumus SUMIFS digunakan untuk melakukan penjumlahan dengan lebih dari satu kriteria. Sintak fungsi SUMIFS excel adalah : =SUMIF(sum_range;range_kriteria_1;kriteria_1;range_kriteria_2;kriteria_;… range_kriteria_n,kriteria_n) Keterangan: sum_range: range data yang akan dicari jumlahnya. range_kriteria_1: range yang akan diuji dengan kriteria ke 1. kriteria_1: merupakan syarat atau kriteria yang diberlakukan pada kelompok data di range_kriteria_1 untuk memilih mana data yang akan dijumlahkan. range_kriteria_2: range yang akan diuji dengan kriteria ke 2. kriteria_2: syarat atau kriteria ya menentukan sel mana yang akan dijumlahkan di range_kriteria_2. range_kriteria_n: range yang akan di uji dengan kriteria ke n. kriteria_n: syarat atau kriteria pada data di range_kriteria_n yang akan dijumlahkan. Contoh Penggunaan rumus SUMIFS Di bawah ini adalah contoh penggunaan rumus SUMIFS untuk mengetahui jumlah keseluruhan penjualan “ MacBook”;”Zildan”. Pada Cell C13, masukkan rumus SUMIFS Hasilnya seperti di bawah ini  

Cara penggunaan rumus SUMIFS di Excel Read More »

Cara penggunaan rumus SUMIF di Excel

word image 46

Cara penggunaan rumus SUMIF di Excel Berikut adalah Cara penggunaan rumus SUMIF di Excel. Salah satu rumus fungsi yang ada di Excel adalah rumus SUMIF. Rumus fungsi SUMIF merupakan rumus gabungan dari 2 fungsi excel yaitu SUM dan IF. SUM berguna untuk melakukan penjumlahan dan IF berguna untuk menentukan kondisi TRUE dan FALSE. Fungsi SUMIF digunakan untuk melakukan rumus penjumlahan dengan kriteria tertentu. Kamu dapat menggunakan fungsi SUMIF untuk menjumlahkan nilai dalam satu rentang yang memenuhi kriteria yang telah kamu tentukan. SUMIF digunakan untuk menghitung jumlah keseluruhan berdasarkan kriteria tertentu. Di bawah ini adalah contoh penggunaan rumus SUMIF untuk menghitung jumlah keseluruhan tabungan siswa laki-laki (L). Perhatikan kolom D8 ! Pada kolom D8, merupakan rumus SUMIF; untuk mengitung jumlah keseluruhan tabungan pada kolom D1 sampai dengan D7 dengan kriteria “L” pada kolom C3 sampai C7. Maka hasilnya adalah Rp. 750.000  

Cara penggunaan rumus SUMIF di Excel Read More »

Cara Membuat Grafik Di Excel

word image 43

Cara Membuat Grafik Di Excel Membuat Grafik / Chart Berikut adalah cara membuat grafik di Excel. Grafik diperlukan untuk memvisualisasikan data yang rumit menjadi mudah dipahami. Langkah-langkah membuat grafik di Microsoft Excel 2013 : Contoh membuat grafik : Buat tabel data terlebih dahulu Blok tabel, klik Insert, kemudian pilih jenis grafik Maka hasilnya seperti dibawah ini: Mengatur Tampilan Grafik Untuk mengganti bentuk grafik, klik Change Chart Type Pilih Type Grafik, misalnya kita pilih type Pie, maka tampilan grafik akan berubah Jika ingin merubah tampilan layout, pilih Chart Style. Jika ingin merubah warna, pilih Change Colours.  

Cara Membuat Grafik Di Excel Read More »

Cara Membuat Pivot Chart di Excel

word image 40

Cara Membuat Pivot Chart di Excel Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara membuat pivot chart di excel. Sebelum membuat grafik tabel pivot atau pivot chart anda perlu membuat pivot tabel dari data yang akan dibuat grafik pivot. Tombol perintah Pivot Chart terletak pada ribbon Insert bagian grup Charts Contoh membuat pivot chart menggunakan tabel data di bawah ini    Pilih sel di tabel yang sudah tersedia Klik Insert PivotChart Klik Ok Untuk mengatur PivotTable Fields sesuaikan ROWS dan COLUMN pada drag fields          Misalnya : (1) Mencentang Kelas terlebih dahulu untuk membuat grup data pada grafik, (2) Mencentang Status untuk mengisi anggota grup, dan (3) Mencentang Harga untuk memberikan nilai data pada grafik.  

Cara Membuat Pivot Chart di Excel Read More »

Cara Menggunakan Insert Slicer Pada Excel

Cara Menggunakan Insert Slicer Pada Excel Berikut adalah Cara Menggunakan insert slicer pada excel. beberapa slicer/pemotong ke beberapa tabel pivot untuk membuat laporan yang luar biasa : Untuk menyisipkan slicer/pemotong , lakukan langkah-langkah berikut : 1. Klik sel mana saja di dalam tabel pivot. 2. Pada tab Analisis, dalam grup Filter, klik Insert Slicer. 3. Centang country lalu Klik OK . 4. Klik Amerika Serikat untuk mengetahui produk mana yang paling banyak kami ekspor ke Amerika Serikat. Kesimpulan : pisang adalah produk ekspor utama kami ke Amerika Serikat. Filter laporan (sel B1) berubah menjadi Amerika Serikat. Mari kita masukkan insert slicer kedua. 5. Klik sel mana saja di dalam tabel pivot. 6. Pada tab Analisis, dalam grup Filter, klik Sisipkan insert slicer/Pemotong. 7. Periksa Produk dan klik OK. 8. Pilih slicer. 9. Pada tab Options, dalam grup Slicer Styles, klik salah satu gaya slicer. 10. Gunakan slicer kedua. Klik tombol Multi-Pilih untuk memilih beberapa produk.  

Cara Menggunakan Insert Slicer Pada Excel Read More »

Cara Menyalin dan Menggandakan Obyek Pada Corel Draw

coreldraw

Cara Menyalin dan Menggandakan Obyek Pada Corel Draw   Corel Draw termasuk salah satu bidang dalam desain grafis yang banyak dipelajari. salah satunya adalah cara menyalin dan menggandakan obyek pada corel draw. • Metode Copy 1) Pilih obyek. 2) Gunakan salah satu perintah berikut untuk menyalin obyek. Pilih perintah menu Edit, kemudian Copy. Klik tombol Copy pada bagian Tool Bar standar. Tekan tombol Ctrl+C. Klik kanan pada bagian obyek dan pilih perintah Copy. 3) Gunakan salah satu perintah berikut untuk menempatkan (menempelkan) obyek hasil salinan pada bagian Drawing Page. Pilih perintah menu Edit, kemudian Paste. Klik tombol Paste pada bagian Tool Bar standar. Tekan tombol Ctrl+V. Klik kanan pada bagian obyek dan pilih perintah Paste. 4) Obyek hasil salinan akan diletakkan dengan posisi menumpuk atau menumpuk obyek sumber. Pindahkan dengan cara meng-klik, tahan dan geser obyek salinan ke posisi lain. • Metode Duplicate, yaitu menggandakan obyek dan menempatkannya langsung pada Drawing Page. 1) Pilih obyek. 2) Gunakan salah satu perintah berikut untuk menyalin obyek. Pilih perintah menu Edit, kemudian Duplicate. Tekan tombol Ctrl+D. 3) Hasil penggandaan akan diletakkan dengan posisi berdampingan dengan obyek sumber. 4) Untuk mendapatkan obyek penggandaan yang lebih dari 1, lakukan langkah ke-2 berulang-ulang. 2. Menghapus Obyek 1) Pilih obyek. 2) Gunakan salah satu perintah berikut untuk menghapusnya. Pilih perintah menu Edit, kemudian Delete. Tekan tombol Delete pada Keyboard. Klik kanan pada bagian obyek dan pilih perintah Delete. 3. Mengatur Posisi Obyek 1) Memindahkan Obyek, untuk memindahkan dalam halaman yang sama caranya adalah dengan meng-klik, tahan, dan menggesernya. Untuk memindahkan ke halaman lain caranya adalah : Geser obyek di atas Tab halaman tujuan. Geser obyek ke Drawing Page di dalam halaman tujuan. 2) Mendorong Obyek, adalah memindahkan obyek secara berlahan-lahan dengan menggunakan anak panah pada Keyboard. 4. Memutar Obyek 1) Pilih obyek. 2) Pilih perintah menu Window, Dockers, Transformation, dan Rotate. 3) Kosongkan kotak cek Relative Center dalam jendela Transformation untuk memutar obyek secara bebas. Aktifkan kotak cek Relative Center jika ingin memutar obyek disekitar titik-titik yang berhubungan dengan posisi obyek. 4) Ketik nilai perputaran dalam kotak Angle. 5) Tentukan titik rotasi obyek, atau ketik nilai rotasi dalam kotak H dan V untuk menentukan posisi horizontal dan vertikal. 6) Klik tombol Apply untuk menjalankan perintah. Tombol Rotate Sudut perputaran objek Arah perputaran horizontal Arah perputaran vertikal Pilih salah satu untuk menentukan posisi putar objek 5. Mencerminkan Obyek Mencerminkan obyek berarti memutar obyek dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Caranya sama dengan memutar obyek, tetapi yang aktif adalah tombol Scale and Mirror. Tombol scale and mirror Horisontal mirror Vertical mirror  

Cara Menyalin dan Menggandakan Obyek Pada Corel Draw Read More »

Gradient tool Pada Photoshop

photoshop 2

Gradient tool Pada Photoshop Pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai Gradient tool Pada Photoshop. Sebelumnya buat lembar pada canvas dengan ukuran width 150 pixl , Length 50 pixel Linier Gradient • Klik linier https://en.wikipedia.org/wiki/Graphic_designgradient,pada option bar • Klik tarik pada lembar kerja atau canvas • Lepas klik pada canvas, hasilnya seperti pada gambar dibawah ini Radial gradient • Klik radial gradient, pada option bar • Lepas klik pada canvas,hasilnya seperti pada gambar dibawah ini Angle Gradient • Klik angle gradient pada option bar • Lepas pada canvas,hasilnya seperti terlihat dibawah ini Reflected Gradient • Klik reflected gradient pada option bar • Lepas pada canvas,hasilnya seperti terlihat dibawah ini Diamond Gradient • Klik diamond gradient pada option bar • Lepas pada canvas,hasilnya seperti terlihat dibawah ini Background Style • Klik menu windows > Styles, akan tampil palet style, terus klik tanda panah hitam, terus pilih bentuk background style • Pastikan objek pada canvas terpilih pada layer Background Tekstur • Buat lembar kerja baru transparan • Klik tool Gradient, pada option bar • Klik panah hitam kecil,untuk memilih menu  

Gradient tool Pada Photoshop Read More »

Tehnik Dasar Pada Photoshop

photoshop 2

Tehnik Dasar Pada Photoshop Tehnik Dasar Pada Photoshop diantaranya : Pewarnaan Pada PhotoShop terdapat dua cara : pewarnaan bagian depan (Foreground) dan Pewarnaan bagian dalam (Background) Warna pada gambar atau objek dapat dimanipulasi menggunakan dua buah tool, yaitu tool Gradient dan Paint Bucket. Gradient Digunakan untuk warna gradasi tertentu pada objek atau gambar Paint Bucket Digunakan untuk memberi warna pada gambar atau objek Membuat Teks • Buka lembar kerja baru File > New • Klik tool type • Klik di canvas atau lembar kerja • Tulis sesuai keinginan Membuat teks dengan Shadow • Klik &block teks pada canvas • Pilih Layer > Layer Style > Drop Shadow • Pilih option pada Shadow  

Tehnik Dasar Pada Photoshop Read More »

Layer Photoshop

photoshop 2

Layer Photoshop Pada palet layer photoshop Anda bisa mengatur lapisan satu dengan yang lainnya, antara objek satu dengan objek atau gambar yang lain sehingga menjadi satu kesatuan objek atau gambar yang menarik. Untuk dapat merubah atau menambah objek dengan memakai palet layer cukup dengan tekan Add a layer style, Add layer mask,create a new set, create new fill or adjustment layer,create a new layer dan delete layer. Seperti pada gambar dibawah ini:     Keterangan Layer 1. Blending mode Untuk mengubah mode blen atau mengatur piksel pada layer aktif bercampur dengan layer dibawahnya 2. Add a layer style Untuk menambah layer style 3. Add layer mask Untuk menambah layer mask 4. Create a new set Untuk menambah layer set 5. Create a new fill or adjustment layer Untuk membuat layer fill atau layer adjustment (layar untuk mengubah pewarnaan pada gambar) 6. Create a new layer Untuk membuat layer baru 7. Delete layer Untuk menghapus layar 8. Indicates layer is partially locked Untuk menandai layer itu dikunci 9. Layer aktif Objek atau gambar pada canvas dapat dirubah atau di edit jika layer aktif dalam kondisi diblock 10. Opacity Untuk mengatur nilai transparansi Layer Style Layer style adalah kumpulan efek – efek layer untuk dapat mempercantik objek Layer style dapat diaktifkan melalui Menu > Layer > Layer Style, seperti pada gambar 4 Layer style. Keterangan Layer Style Drop Shadow : Untuk dapat menambah efek bayangan di belakang objek Inner Shadow : Untuk menambah efek bayangan didalam objek pada bagian sisinya Outer Glow : Untuk menambah pencahayaan atau sinar dibagian luar sisi objek Inner Glow : Untuk menambah pencahayaan atau sinar di bagian dalam sisi objek Bevel and Emboss : Untuk menambah bayangan dan efek timbul dengan bentuk dan kemiringan tertentu Satin : Untuk menambah efek pencahayaan pada sisi dalam sebuah objek,sehingga terlihat seperti kain satin Color Overlay : Untuk melapisi atau menutupi objek dengan warna tertentu Gradient Overlay : Untuk melapisi atau menutupi objek dengan warna gradasi tertentu Pattern Overlay : Untuk melapisi atau menutupi objek dengan pola tertentu Stroke: Untuk menambah garis pinggir pada objek,dengan warna gradasi dan pola tertentu  

Layer Photoshop Read More »

HTML

html1

HTML HTML merupakan dasar dari sebuah pemrograman web. HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Language yaitu bahasa pemrograman  standar yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, yang kemudian dapat diakses untuk menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet (Browser). HTML dapat juga digunakan sebagai link link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet. HTML (HyperText Markup Language) adalah suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara benar. Secara umum, fungsi HTML adalah untuk mengelola serangkaian data dan informasi sehingga suatu dokumen dapat diakses dan ditampilkan di Internet melalui layanan web. Fungsi HTML yang lebih spesifik yaitu : Membuat halaman web. Menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. Membuat link menuju halaman web lain dengan kode tertentu (hypertext). Adapun contoh struktur dasar pemrograman web menggunakan HTML adalah sebagai berikut. <html> <head> <title> Belajar Web Programming </title> </head> <body> Web programming merupakan… </body> </html> Tag Tag adalah teks markup yang berisi dua karakter “<” dan “>”, misalnya <title> adalah tag dengan nama title. Tag harus ditulis secara berpasangan yaitu terdiri atas tag pembuka dan tag penutup, khusus untuk tag penutup diperlukan tambahan karakter “/” sebelum “<”. Elemen Elemen terdiri atas tag pembuka, isi, dan tag penutup, misalnya untuk menampilkan isi konten, struktur dasar HTML pada browser digunakan elemen body yang mana: <body> adalah tag pembuka Web programming merupakan… adalah isi konten </body> adalah tag penutup Atribut Atribut terdiri atas nama dan nilai yang mana nilai atribut harus berada dalam tanda petik. Misalnya untuk membuat warna teks menjadi ungu dan latar belakang laman web menjadi oranye digunakan atribut sebagai berikut. <body bgcolor= “orange” text= “purple”>  

HTML Read More »

Tanyakan Via Whatsapp